Kondominium: Pengertian, Fungsi, Karakteristik, Kelebihan, Kekurangan, dan Perbedaannya dengan Apartemen

Table of Contents
Pengertian Kondominium
Kondominium

Pengertian Kondominium

Kondominium (kondo) adalah kepemilikan dari sebuah unit properti yang terdapat pada sebuah hunian vertikal. Istilah kondominium berasal dari bahasa Inggris, condominium yang merupakan gabungan dari bahasa Latin “con” dan “dominium” yang memiliki arti bersama dan kepemilikan. Pemilik kondo biasanya akan saling berbagi area komunal yang terdapat di hunian vertikal, seperti kolam renang, gym, hingga tempat parkir kendaraan.

Fungsi Kondominium

Sama seperti hunian apartemen, fungsi kondominium adalah sebagai tempat tinggal para pemiliknya.  Bisa dikatakan tipe ini serupa dengan rumah di mana pemilik mempunyai hak sepenuhnya atas hunian tersebut kecuali area komunal seperti gym dan area parkir. Tidak hanya itu saja, fungsi kondominium adalah investasi properti baik untuk diperjualbelikan maupun disewakan.

Karakteristik Kondominium

Walaupun terlihat sama, kondominium memiliki karakteristik sendiri yang bisa disamakan dengan rumah namun secara fisik berbeda. Berikut karakteristik kondominium di antaranya,
1. Tinggal di kondominium memiliki biaya perawatan lebih rendah karena pembayaran dilakukan kepada asosiasi yang mencakup biaya perawatan, fasilitas dan lainnya. Biaya unit dibebankan kepada penghuni.
2. Mendapatkan rasa aman seperti di rumah karena adanya sistem keamanan yang bagus.
3. Kesempatan untuk bersosialisasi dengan tetangga lebih banyak.

Meskipun banyak yang beranggapan bahwa memiliki sebuah kondo membuat Anda tidak perlu pusing seperti perawatan rumah tinggal, Anda juga harus memperhitungkan bahwa ada banyak sekali aturan yang perlu diperhatikan. Beberapa aturan memiliki kondo di antaranya,
1. Tidak semua pemilik kondominium boleh melakukan perubahan pada wajah atau bagian luar dari kondo. Menambahkan aksesoris seperti jeruji pada bagian luar tanpa seizin pihak bangunan tidak diizinkan. Anda juga tidak boleh secara sembarangan mengganti warna kusen atau model kaca dari kondo yang Anda miliki.
2. Terdapat biaya lain yang dibebankan kepada pemilik dan perlu dibayarkan, seperti biaya kebersihan, hingga biaya parkir kendaraan.
3. Perhitungan biaya listrik dan air biasanya dibuat sedikit berbeda dari rumah pada umumnya. Setiap kondo memiliki cara perhitungan biaya yang berbeda sehingga Anda harus berkonsultasi kepada pihak pemilik bangunan terlebih dahulu.

Berdasarkan asal-usul katanya, kondominium berarti lebih mengacu pada ihwal kepemilikan, bukan jenis hunian.

Kelebihan dan Kekurangan Kondominium

Setiap hunian tentunya memiliki sisi positif dan negatifnya. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan kondominium di antaranya,
Kelebihan
1. Lokasi strategis, biasanya terletak di pusat kota, dekat jalan utama, dekat dengan pusat perbelanjaan, dan sebagainya.
2. Menjadi aset investasi berprospek tinggi dan menguntungkan tergantung cara pengelolaannya.
3. Fasilitas yang didapat lebih lengkap dan lebih mewah.

Kekurangan
1. Biaya perawatannya lebih tinggi karena berada di bangunan vertikal.
2. Aktivitas ruang gerak tidak terlalu luas dan lebih terbatas.

Perbedaan Kondominium dan Apartemen

Jika dilihat dari pengertiannya, apartemen dan kondominium adalah dua hal yang hampir sama. Namun, terdapat beberapa perbedaan di antara keduanya.
1. Bentuk Bangunan
Bentuk bangunan dari kondominium adalah menara vertikal ke atas yang biasanya hanya terdiri dari 2-3 menara saja dengan fasilitas lebih lengkap dan mewah daripada apartemen. Sedangkan, bentuk bangunan apartemen sama seperti kondominium, hanya saja bangunannya cenderung lebih tinggi dan terdiri lebih dari 3 menara.

2. Status Kepemilikan
Status kepemilikan kondominium adalah sepenuhnya utuh. Maksudnya, pemilik hunian telah secara penuh memiliki hak atas kondominium tersebut. Sementara, apartemen adalah hunian yang disewa seseorang dari pemilik aslinya.

3. Perawatan dan Pemeliharaan
Kegiatan perawatan dan pemeliharaan kondominium adalah tanggung jawab langsung penghuninya sendiri. Sedangkan untuk apartemen, umumnya penghuni dapat melaporkan ke pihak manajemen apartemen apabila membutuhkan perawatan dan pemeliharaan unit hunian.

4. Manajemen dan Pengelolaan
Pada umumnya, manajemen kondominium terdiri dari dua jenis. Jenis pertama, manajemen dikelola oleh para penghuni, jenis kedua dikelola oleh manajemen kondominium langsung. Sementara, apartemen lazimnya dikelola oleh manajemen pengembang bangunan apartemen.

Dari berbagai sumber

Download

Aletheia Rabbani
Aletheia Rabbani “Barang siapa yang tidak mampu menahan lelahnya belajar, maka ia harus mampu menahan perihnya kebodohan” _ Imam As-Syafi’i

Post a Comment